Suatu hari seoramg anak bernama Dulla mendapat NASEHAT dari Orang Tuanya sebelum berangkat ke Kota, Sang Ayah berpesan "Nak, buatlah Ayah dan Ibumu bangga kalau bisa buat Orang Tuamu ini masuk TV dan jadilah Orang Sukses"
2 hari kemudian sang anak sampai di Kota dan mencari pekerjaan,dia melamar mulai dari sebagai Penjaga Warnet,OB,Tukang Kebun tapi semua di Tolak.Dia mulai putus asa dan ahirnya ia duduk di sebuah taman ketika itu iya teringat Pesan Orang Tuanya dan mulai semangat lagi mencari pekerjaan setelah berapa lama dia pun mendapat pekerjaan.
Setahun kemudian Orang Tua Dulla yang ada di Kampung terkejut karena banyak Wartawan di depan Rumah,mereka pun menghampiri mereka,Orang Tua itu mendapat pertanyaan dari para Wartawan.
Wartawan : Bagaimana perasaan Bapak Dan Ibu setelah kami berada disini meliput Anda?
Ayah Dulla : Ada apa ini saya tidak mengerti(penuh kebingungan)
Ibu Dulla ; iya sebenarnya ada apa ini?(bertanya-tanya)
Wartawan : Kami dari Tim TV ABD Islam ingi bertanya kepada Anda apakah anda yang memberi nasehat pada seorang anak "Nak, buatlah Ayah dan Ibumu bangga kalau bisa buat Orang Tuamu ini masuk TV dan jadilah Orang Sukses"?
Orang Tua Dulla : Iya, tapi itu saya nasehatka pada ANAK.......(sambil terkejut melihat seorang anak yang berjalan menghampirinya)
dan betapa terkejutnya Orang Tua itu ternyata yang menghampirinya adalah Anaknya.Kemudian Orang Tua itu meneteskan Air mata dan mulai memeluk Anaknya
Ayah:Nak,Kamu kemana saja sudah lama tidak ada kabar,ayah dan ibu mengira kau sudah lupa dengan yah dan Ibumu
Dulla:Bagaimana aku akan lupa orang tua yang mebesarkanku dan meberiku kasih sayang yang tulus(melepaskan pelukan)
Ayah: lalu kenapa kamuu lama gak memberi Kabar kepada Ayah dan Ibu
Dulla:aku hanya tidk ingi Ayah dan Ibu hawatie tentang hiduoku di luar Kota sana,karena hidup di perkotaan sangat menyedihkan kita harus bersabar ketika di Kota ,saat pertama aku disana aku banyak di tolak karena Ijasah dan penampilanku bahkan untuk menjadi karyawan Toko aku terlalu Jelek(meneteskan Air Mata)
Ibu : lalu kamu kerja apa nak?
Dulla:disana aku mendapat pekerjaan sebagai pemegang mik di salah satu Stasiun Televisi saat syuting dari sana aku belajar tentang banyak Hal dalam industri Perfileman dan inilah hasilnya sekarang aku sudah memiliki satu Stasiun Televisi
Ayah : Jadi mereka
Dulla:Mereka adalah karyawanku Ayah dan itu semua karena nasehat Ayah dan Ibu, sekarang kapan saja Ayah dan Ibu ingin Masuk Televisi itu bisa
Menangislah kedua Orang Tua Itu dan berkata
Ayah: sebenarnya nak, Ayah dan Ibu hanya bercanda saat memberimu Nasehat Itu Nak
Dulla: Tidak apa-apa Ayah yang penting sekarang Dulla Ingin Menjadi Anak yanga berbakti pada Orang Tua dan yang aku lakukan tidak Salah.............................
Pesan: Meskipun Nasehat itu Hanya sebagai lelucub itu bisa membuat seorang Anak ingin mencapainya dengan penuh semangat dan dukungan
2 hari kemudian sang anak sampai di Kota dan mencari pekerjaan,dia melamar mulai dari sebagai Penjaga Warnet,OB,Tukang Kebun tapi semua di Tolak.Dia mulai putus asa dan ahirnya ia duduk di sebuah taman ketika itu iya teringat Pesan Orang Tuanya dan mulai semangat lagi mencari pekerjaan setelah berapa lama dia pun mendapat pekerjaan.
Setahun kemudian Orang Tua Dulla yang ada di Kampung terkejut karena banyak Wartawan di depan Rumah,mereka pun menghampiri mereka,Orang Tua itu mendapat pertanyaan dari para Wartawan.
Wartawan : Bagaimana perasaan Bapak Dan Ibu setelah kami berada disini meliput Anda?
Ayah Dulla : Ada apa ini saya tidak mengerti(penuh kebingungan)
Ibu Dulla ; iya sebenarnya ada apa ini?(bertanya-tanya)
Wartawan : Kami dari Tim TV ABD Islam ingi bertanya kepada Anda apakah anda yang memberi nasehat pada seorang anak "Nak, buatlah Ayah dan Ibumu bangga kalau bisa buat Orang Tuamu ini masuk TV dan jadilah Orang Sukses"?
Orang Tua Dulla : Iya, tapi itu saya nasehatka pada ANAK.......(sambil terkejut melihat seorang anak yang berjalan menghampirinya)
dan betapa terkejutnya Orang Tua itu ternyata yang menghampirinya adalah Anaknya.Kemudian Orang Tua itu meneteskan Air mata dan mulai memeluk Anaknya
Ayah:Nak,Kamu kemana saja sudah lama tidak ada kabar,ayah dan ibu mengira kau sudah lupa dengan yah dan Ibumu
Dulla:Bagaimana aku akan lupa orang tua yang mebesarkanku dan meberiku kasih sayang yang tulus(melepaskan pelukan)
Ayah: lalu kenapa kamuu lama gak memberi Kabar kepada Ayah dan Ibu
Dulla:aku hanya tidk ingi Ayah dan Ibu hawatie tentang hiduoku di luar Kota sana,karena hidup di perkotaan sangat menyedihkan kita harus bersabar ketika di Kota ,saat pertama aku disana aku banyak di tolak karena Ijasah dan penampilanku bahkan untuk menjadi karyawan Toko aku terlalu Jelek(meneteskan Air Mata)
Ibu : lalu kamu kerja apa nak?
Dulla:disana aku mendapat pekerjaan sebagai pemegang mik di salah satu Stasiun Televisi saat syuting dari sana aku belajar tentang banyak Hal dalam industri Perfileman dan inilah hasilnya sekarang aku sudah memiliki satu Stasiun Televisi
Ayah : Jadi mereka
Dulla:Mereka adalah karyawanku Ayah dan itu semua karena nasehat Ayah dan Ibu, sekarang kapan saja Ayah dan Ibu ingin Masuk Televisi itu bisa
Menangislah kedua Orang Tua Itu dan berkata
Ayah: sebenarnya nak, Ayah dan Ibu hanya bercanda saat memberimu Nasehat Itu Nak
Dulla: Tidak apa-apa Ayah yang penting sekarang Dulla Ingin Menjadi Anak yanga berbakti pada Orang Tua dan yang aku lakukan tidak Salah.............................
Pesan: Meskipun Nasehat itu Hanya sebagai lelucub itu bisa membuat seorang Anak ingin mencapainya dengan penuh semangat dan dukungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar